MENU

KKM Kelompok 44 UNIBA Gelar Edukasi Bullying di MI Al Firdausul

KKM Kelompok 44 UNIBA Gelar Edukasi Bullying di MI Al Firdausul

Serang, — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan kegiatan edukasi mengenai bullying (perundungan) kepada siswa-siswi MI Al Firdausul. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKM Kelompok 44 di bidang pendidikan dan penguatan karakter. (22/07/2026)

Kegiatan edukasi bullying dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya membangun sikap saling menghargai dan menyayangi antarsesama.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKM Kelompok 44 menyampaikan materi dengan pendekatan yang disesuaikan dengan usia siswa. Penyampaian dilakukan secara interaktif agar anak-anak dapat lebih mudah memahami materi dan berani menyampaikan pendapat maupun pengalaman mereka. Suasana kegiatan juga dibuat menyenangkan melalui komunikasi dua arah dan aktivitas bersama.

Edukasi ini menekankan bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan kekerasan secara fisik, tetapi juga dapat terjadi melalui ejekan, penghinaan, pengucilan, intimidasi, maupun tindakan yang membuat orang lain merasa takut dan tidak nyaman. Para siswa diajak untuk memahami bahwa setiap anak memiliki perbedaan dan perbedaan tersebut harus dihargai, bukan dijadikan alasan untuk merendahkan orang lain.

Selain mengenalkan bentuk-bentuk bullying, mahasiswa KKM Kelompok 44 juga mengajak siswa untuk berperan aktif dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa ketika melihat tindakan bullying, mereka tidak seharusnya ikut menertawakan atau mendukung pelaku, tetapi dapat membantu teman yang menjadi korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai empati, kepedulian, keberanian, dan sikap saling menghormati sejak dini. Mahasiswa KKM Kelompok 44 berharap pemahaman tersebut dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Bagi mahasiswa KKM Kelompok 44 UNIBA, kegiatan edukasi bullying tidak hanya menjadi kegiatan penyampaian materi, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan karakter anak. Lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan dan sikap anak, sehingga kesadaran mengenai bahaya bullying perlu dibangun sejak dini.

Melalui kegiatan di MI Al Firdausul, KKM Kelompok 44 UNIBA berharap dapat membantu menciptakan budaya sekolah yang lebih positif, di mana siswa merasa aman untuk belajar, berteman, berpendapat, dan mengembangkan potensi dirinya tanpa rasa takut terhadap tindakan perundungan.

Kegiatan edukasi bullying ini menjadi salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga berupaya memberikan edukasi yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui program-program edukatif dan pemberdayaan masyarakat selama pelaksanaan KKM di Desa Sukaraja. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah kecil dalam membangun generasi yang lebih peduli, berkarakter, saling menghargai, dan berani menolak segala bentuk bullying.

Link berhasil disalin!
+