MENU

841 Warga Pangampelan Terima Bantuan Beras 30 Kilogram, Pemerintah Ringankan Beban Kebutuhan Pangan

841 Warga Pangampelan Terima Bantuan Beras 30 Kilogram, Pemerintah Ringankan Beban Kebutuhan Pangan

SERANG, LEX-BANTEN.COM – Pemerintah melalui Perum BULOG kembali menyalurkan Bantuan Pangan Beras bagi masyarakat penerima manfaat untuk periode Juli–September 2026. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga penerima bantuan.

Penyaluran bantuan di Kelurahan Pangampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten, dilaksanakan pada Kamis (20/8/2026) bertempat di Kantor Kelurahan Pangampelan. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan sistem penyaluran bertahap guna menghindari penumpukan warga dan antrean panjang.

Berdasarkan data penyaluran, sebanyak 841 Penerima Bantuan Pangan (PBP) tercatat menerima bantuan di wilayah Kelurahan Pangampelan. Setiap penerima memperoleh alokasi beras sebanyak 30 kilogram untuk periode Juli hingga September 2026.

Tim Penyalur Bantuan Kelurahan Pangampelan mengimbau masyarakat agar hadir sesuai jadwal yang telah disampaikan melalui pengurus RT dan RW masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar proses verifikasi identitas, pendataan, serta distribusi bantuan dapat berlangsung tertib dan efisien.

Warti, anggota Tim Penyalur Bantuan Kelurahan Pangampelan, mengatakan pihaknya mengutamakan agar bantuan diambil langsung oleh penerima manfaat. Namun apabila harus diwakilkan, terdapat persyaratan administrasi yang wajib dipenuhi.

“Kalau bisa jangan sampai diwakilkan agar proses pendataan lebih cepat. Namun apabila memang harus diwakilkan, wajib membawa KTP asli penerima beserta fotokopinya. Sedangkan bagi penerima yang datang sendiri, cukup membawa KTP asli,” ujar Warti.

Ia menjelaskan bahwa jadwal pengambilan bantuan sebelumnya telah diinformasikan melalui RT dan RW setempat. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak hanya berpatokan pada waktu yang tercantum dalam barcode undangan karena penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai pengaturan petugas.

“Jadwal sudah disampaikan melalui RT dan RW. Kami melakukan pengaturan waktu supaya masyarakat tidak datang bersamaan dan antreannya tidak terlalu panjang,” jelasnya.

Pada tahap awal, sekitar 200 penerima manfaat dari lingkungan RW 01 Ampel dijadwalkan menerima bantuan terlebih dahulu. Apabila pelayanan selesai lebih cepat, distribusi akan dilanjutkan kepada penerima dari lingkungan Bendung dan wilayah lainnya secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.

Warti juga memastikan masyarakat yang telah tercatat sebagai penerima tidak perlu khawatir apabila belum memperoleh bantuan pada jadwal awal. Seluruh penerima yang masuk dalam data penyaluran tetap akan dilayani dengan kemungkinan penyesuaian waktu demi menjaga kelancaran distribusi.

“Bagi yang belum mendapatkan bantuan, kami harapkan bersabar. Semua penerima yang sudah masuk dalam data akan mendapatkan bantuan. Hanya saja kemungkinan terdapat pergeseran waktu dan hari untuk mengatur antrean agar tidak terjadi penumpukan,” imbuhnya.


Beras 30 Kilogram Sangat Membantu Kebutuhan Keluarga Salah seorang penerima manfaat, Rosita, mengaku bersyukur atas bantuan pangan beras yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga di tengah kebutuhan pokok yang terus harus dipenuhi setiap hari.

Ia mengungkapkan, sebelumnya kebutuhan beras keluarganya biasanya dibeli secara eceran sesuai kebutuhan. Dengan adanya bantuan sebanyak 30 kilogram, persediaan beras di rumah diharapkan dapat mencukupi untuk jangka waktu yang lebih panjang.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur menerima bantuan beras ini. Sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Biasanya saya membeli beras secara eceran setiap kali membutuhkan. Dengan mendapatkan 30 kilogram, mudah-mudahan bisa membantu kebutuhan keluarga untuk beberapa waktu ke depan,” tuturnya.

Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri oleh perangkat Kelurahan Pangampelan. Selain itu, sejumlah siswa-siswi SMK Al-Khairiyah Pangampelan ikut membantu proses pelayanan kepada masyarakat sehingga kegiatan distribusi berlangsung lebih tertib dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, seluruh penerima diwajibkan membawa undangan serta dokumen identitas sesuai ketentuan. Sementara bagi penerima yang berhalangan hadir dan harus diwakilkan, pihak penyalur meminta agar dokumen pendukung dipersiapkan sebagai syarat verifikasi.

Masyarakat juga diimbau mengambil bantuan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Apabila bantuan tidak diambil dalam jangka waktu yang ditetapkan tanpa keterangan, penanganannya akan dilakukan sesuai ketentuan program dan kebijakan yang berlaku.

Melalui program Bantuan Pangan Beras ini, pemerintah diharapkan terus memperkuat perlindungan sosial serta membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat. Bagi 841 penerima manfaat di Kelurahan Pangampelan, bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari. **(Uci)**

Link berhasil disalin!
+